Tim Tekhnis Kunjungi Tiga Desa Guna Mensosialisasikan Pelaksanaan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu)

Views: 101
0 0
Read Time:1 Minute, 48 Second

Infokriminal.com, Indramayu – Tim Tekhnis Kabupaten Indramayu kunjungi 3 (tiga) Desa yang akan mendapatkan bantuan alokasi dana hiba provinsi untuk Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), dari ketiga Desa tersebut antara lain sebagai berikut: Desa Plosokerep Kecamatan Terisi, Desa Jati Munggul Kecamatan Terisi, dan Desa Tanjungkerta Kecamatan Kroya.

Para penerima manfaat bantuan Alokasi Dana Hiba Provinsi Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) yakni Warga Desa Tanjungkerta, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu berkumpul menghadiri undangan untuk Sosialisasi Pelaksananan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) pada Hari Jumat (12/2/21).

Bertempat di Aula Kantor DesaTanjungkerta, dihadiri Tim Tekhnis Dinas DKP2 Kabupaten Indramayu, beserta Jajarannya, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, PJ Kades Tanjungkerta, dan mantan Kades Tanjungkerta sebelumnya.

Dalam sambutnya PJ Kades Tanjungkerta Sukamto Usman, bahwa sahnya ”Kami hanya melengkapi apa yang diminta oleh Sarjana Pendamping Desa, dan kami disini hanya meneruskan serta membantu terlaksananya program bantuan tersebut, sekaligus ingin mengetahui siapa-siapa saja yang akan dapat bantuan dan siapa-siapa yang belum dapat bantuan, untuk itu saya ucapkan banyak terimakasih kepada bapak Sumarno Kuwu sebelumnya yang sudah mengusung dan mengupayakan program ini sehingga bisa sampai kepada masyarakat Desa Tanjungkerta ini”, ucapnya.

Sementara Kasi Perumahan Suhartono disampaikannya bahwa Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di Tahun 2021 ini ada sedikit perbedaan terkait tekhnisi dalam pelaksanaannya nanti dan dirinya juga berharap agar para calon penerima manfaat bantuan rutilahu mempersiapkan untuk dana swadaya ketika pembangunan dilaksanakan.

”Program rutilahu ini adalah bantuan dana hibah dari provinsi, yang pelaksanaannya melalui LPM Desa, namun sebelum pelaksanaan tersebut terlebih dahulu para calon penerima manfaat bantuan harus paham dengan aturannya, untuk program tahun ini beda dengan tahun kemarin, kalau sekarang dana anggaran yaitu Rp.17,500.000,- (tujuh belas juta lima ratus ribu rupiah). Adapun dalam teknisnya nanti untuk belanja bahan material Rp.
16.500.000,- (enam belas juta lima ratus ribu rupiah), untuk upah tukang Rp. 700.000,- (tujuh ratus ribu rupiah), dan Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah) buat administrasi laporan dan lain-lain, bagi para penerima diharapkan siap untuk swadaya dalam pelaksanaan pembangunan nanti.” jelasnya

Suhartono menambahkan, ”kalau masih ada yang belum paham silahkan agar konsultasi atau bertanya kepada LPM Desa mengenai Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) tersebut”, tutupnya.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *