Penjelasan Wagub Steven O.E. Kandouw Tentang 3 (Tiga) Proyek Prioritas Sulut

Views: 73
0 0
Read Time:2 Minute, 18 Second

Infokriminal.com, Sulut – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E. Kandouw menghadiri rapat koordinasi dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2022 secara virtual di Kantor Gubernur Sulut, Selasa (23/2/2021).

Rakor dipimpin Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dan diikuti oleh 6 (enam) provinsi lainnya.

Dalam arahannya, Menteri PPN menjelaskan bahwa rakor ini ditujukan untuk membahas program-program prioritas nasional dari masing-masing daerah untuk menjawab kebutuhan masyarakat.


“Untuk memberikan sebuah kegiatan forum antara Gubernur dan Bappenas yang bertanggung jawab dalam rangka kegiatan nasional sehingga kita bisa membuat program-program baik itu yang masuk dalam kegiatan nasional yang benar-benar menjadi kebutuhan daerah itu sendiri,” kata Suharso Monoarfa.

Selain itu juga, Suharso Monoarfa menuturkan bahwa forum ini diagendakan untuk membahas penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) untuk tahun 2022.

Menteri juga meminta kepada para Kepala Daerah untuk fokus pada pemulihan ekonomi dan reformasi struktural yang menjadi tema pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2022 dimana prioritasnya mencakup pada ketahanan ekonomi, pengembangan wilayah, meningkatkan SDM, revolusi mental, dan pembangunan kebudayaan, memperkuat infrastruktur, membangun lingkungan hidup serta memperkuat stabilitas polhukam serta transformasi pelayanan publik.

“Saya mohon bisa menjadi perhatian dalam hal ini,” ujarnya.

Sementara itu Wagub Sulut Steven O.E. Kandouw menjelaskan tiga proyek prioritas Sulut dalam mendukung pelaksanaan major project dan prioritas nasional kepada Menteri PPN.

Pertama terkait dengan industri pertanian dan perikanan yang menurutnya sangat penting dalam mendongkrak ekonomi daerah ditengah-tengah pandemi termasuk juga didalamnya pembangunan pelabuhan perikanan dan fish market bertaraf internasional di Likupang, Kabupaten Minahasa Utara.

“Ditengah-tengah pandemi virus covid-19 yang paling resilience itu pertanian dan perikanan,” kata Steven O.E. Kandouw.

Kedua berkaitan dengan normalisasi sungai yang bermuara di Kota Manado, dimana menurutnya ini menjadi penyebab utama banjir besar pada saat intensitas hujan tinggi.

“Normalisasi sungai yang bermuara di Manado, merupakan salah satu cara agar mencegah terjadinya banjir besar yang disebabkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi tersebut,” terangnya.

“Kami mohon kepada Bapak Menteri untuk membantu kita dalam normalisasi sungai-sungai yang ada di kota Manado,” lanjutnya.

Dan ketiga tentang pembangunan jalan Tomohon – Manado dimana menurut Steven O.E. Kandouw lalulintas darat yang paling tinggi adalan jalan Tomohon – Manado yang juga menghubungkan antara pusat kegiatan nasional Manado dan beberapa pusat kegiatan wilayah yang mencakup Tomohon, Minahasa, Minahasa Tenggara, Minahasa Selatan, dan Bolaang Mongondow Utara yang menggunakan akses lalulintas jalan ini.

Selain tiga prioritas utama tersebut, Steven O.E. Kandouw juga memaparkan 6 (enam) prioritas lain yang akan dilaksanakan di Sulut, yakni pembangunan dan penataan pasar di Manado, pembangunan fasilitas pengolahan limbah B3 medis Manado, pembangunan jalan lingkar Pulau Karakelang, tanggul pengamanan pantai di Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Bolmut, pembangunan tanggul pengamanan sungai andagile di Bolmut serta pembangunan PLTS di Kabupaten Kepulauan Sitaro, Sangihe dan Talaud.

Ref: bah’Koko

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *