Menristek Hibahkan Mobile BIOSAFETY Level-2 Kepada Pemerintah Kota Bogor

Views: 78
0 0
Read Time:2 Minute, 34 Second

Kota Bogor-Serah Terima Mobile LAB BIOSAFETY Level 2 dari Kemenristek/Kepala BRIN kepada Pemerintahan Kota Bogor Senin, (11/01/ 2021) Bertempat di Balaikota Bogor Jl.Ir.H.Juanda No 10 Kelurahan Pabaton Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor.
Hadir dalam giat tersebut Menristek, kepala BPPT, Danrem 061/Sk, Walikota Bogor, Wakil walikota Bogor, Sekda Kota Bogor, Dandim 0606/kb Kapolresta Bogor Kota, Dandenpom 3/1 Kota Bogor, Kadinkes, Kepala bp2d prov Jabar, Kadinkes, serta unsur forkopimda Kota Bogor.

Dalam penyampaiannya Walikota Bogor Dr. Bima Arya Sugiarto menerangkan, bahwa dengan adanya bantuan mobile lab biosafety level 2 dari Kemenristek ke pemerintah Kota Bogor diharapkan bisa membantu pemerintah Kota Bogor dan Dinas Kesehatan Kota Bogor untuk memudahkan dalam upaya mengatasi penyebaran covid-19 di Kota Bogor yang sampai saat ini angka penyebaran covid-19 di Kota Bogor semakin tinggi terangnya.

Sedangkan kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Hammam Riza menjelaskan bahwa Mobile BSL-2 yang dihibahkan ini merupakan versi trailer yang sudah mendapatkan pembaharuan dengan menamahkan fasilitas ekstrasi RNA sehingga dapat menggunakan berbagai tipe reagen, ditambah penyempurnaan letak dan peralatan, data dan sistem keamanan pengujian hingga 600 sampel per 24 jam mobil lab BSL-2 ini dapat meningkatkan kapasitas pengujian sampel terduga covid 19 di Indonesia.
Salah satu kunci penanganan wabah covid 19 di Indonesia adalah peningkatan kapasitas traccing.

” dan pengujian sampel dengan metode polymerase chain reaction atau PCR telah menjadi Golden standar didunia karena tingkat akurasi dan sensitifitasnya yang tinggi pemerintah telah menunjuk beberapa laboratorium yang mampu melakukan pengujian dengan metode sebagai lab ratorium rujukan.”ungkapnya.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, PH.D pun pada kesempatan yang sama menjelaskan bahwa hibah mobil BSL-2 dari Kemenristek kepada pemerintah Kota Bogor untuk membantu Pemerintah Kota Bogor dalam upaya memutus rantai penyebaran virus Corona di wilayah Kota Bogor.

” sejak kira-kira 2 bulan yang lalu kami memulai program Bakti inovasi yang pada intinya adalah inovasi-inovasi yang terkait covid-19 yang muncul dalam berbagai bentuk, baik dalam bentuk mobile BSL-2 ventilator ada juga yang terkait dengan paket imunomodulator atau untuk meningkatkan daya tahan tubuh kemudian juga ada robot untuk pelayanan di Rumah Sakit serta rapid test kit dan yang lain-lain, kami berikan kepada beberapa pihak khususnya pada fasilitas pelayanan kesehatan yang membutuhkan. ” ujar Menristek

Kemudian ia menambahkan bahwa saat ini banyak kebutuhan yang berbeda beda, ada yang membutuhkan ventilator dan ada beberapa pemerintah kota dan kabupaten yang membutuhkan mobile BSL-2. ” ini pertama kalinya kami memberikan hibah mobile BSL-2 kepada pihak ketiga yaitu pemerintah kota Bogor dan Kami merasa ini penting sekali bagi kita semua.”

” Dan hari ini adalah hari pertama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang berlangsung di pulau Jawa dan Bali yang mana tentunya seperti apa yang disampaikan oleh Bapak Walikota tadi yaitu banyaknya kasus di kota Bogor hingga mencapai 70 kasus dimana hal tersebut tentunya membutuhkan perhatian dalam bentuk 3t ( testing treatment ketika bicara testing and The Rising).” Tambahnya.

” Oleh karena itu Mari kita bersama-sama untuk mengkampanyekan 3M serta meningkatkan daya tahan tubuh.” Pungkas

Red Infokriminal.com

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *