Kobaran Api Terlihat Kembali di Kilang Minyak Balongan

Views: 22
0 0
Read Time:2 Minute, 12 Second

 

Infokriminal.com, Indramayu – Pernyataan Unit Manager Commrel dan CSR PT. Pertamina RU VI Balongan Indramayu, Cecep Supriyatna ternyata terbukti.

Beliau menyatakan, meski seluruh tangki yang terbakar telah padam namun api bisa saja muncul setiap saat jika terjadi fenomena ‘flash’.

Seperti yang terjadi pada senja sore tadi, Kamis 1 April 2021 sekitar jam 18.30 WIB, kobaran api terlihat kembali. Meski tidak sebesar pada waktu terjadinya kebakaran pertama, di hari Senin 29 Maret 2021 lalu.

Berdasarkan informasi, api bersumber dari salah satu tangki. Pada saat dilakukan pendinginan, seperti dijelaskan Cecep, terjadi flash sehingga mengakibatkan salah satu tangki kembali terbakar.

“Dibawah lapisan foam masih banyak minyak (gasoline) dan panas. Maka ketika ada oksigen masuk lewat celah foam, akan membentuk titik api lagi,” kata Cecep Supriyatna.

Faktor yang membuat foam terbuka dan berongga, kata Beliau itu bisa saja karena tiupan angin yang sangat kencang ataupun lainnya.

Hal itu juga dibenarkan oleh salah satu warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran. Ia menyatakan bahwa sebelum muncul kebakaran lagi, hembusan angin di sekitar lokasi memang bertiup cukup kencang.

“Ketika waktu menjelang maghrib, tiupan angin memang cukup kencang. Saya pikir mau hujan, tapi ternyata tidak,” ungkap seorang warga.

Sebelumnya, PT. Pertamina RU VI Balongan Indramayu mengklaim bahwa empat buah tangki gasoline yang terbakar di Kilang Balongan tersebut telah seluruhnya padam pada hari Kamis, 1 April 2021.

Namun demikian, PT. Pertamina RU VI Balongan Indramayu juga menyampaikan api bisa muncul setiap saat jika terjadi fenomena ‘flash’.

Seperti diketahui memasuki hari keempat kebakaran tangki di Kilang Minyak Balongan, masih banyak ratusan petugas pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api tersebut.

Bantuan pemadaman yang disebut fire fighting dilakukan tanpa henti selama 24 jam penuh melibatkan tim Pertamina dari RU VI Balongan, RU IV Cilacap, Pertamina Plaju, PT Polytama, TBBM EP, dan lain-lain.

Karena besarnya kobaran api, petugas pemadam menggunakan beberapa peralatan canggih dengan kapasitas tempur tinggi.

Unit Manager Commrel dan CSR Pertamina RU VI Balongan Indramayu, Cecep Supriyatna menjelaskan, sampai Kamis petang api sudah dapat dikuasai oleh petugas pemadam.

Hanya saja, kata dia, potensi bakal munculnya api sewaktu-waktu bisa saja terjadi. Hal itu disebabkan oleh foam yang mulai menipis akibat tertiup angin atau faktor lain.

“Foam kan seperti busa, kalau menipis akan membentuk rongga. Saat ada bukaan rongga, suhu sangat panas dibawah foam bisa mendorong keluar membentuk jilatan api lagi,” jelas Cecep Supriyatna, pada hari Kamis (1/4/2021) saat ditemui di lokasi pengungsian.

Oleh karenanya, lanjut Beliau, untuk mencegah munculnya flash atau semburan api baru, seluruh area tangki yang terbakar dilakukan pendinginan tanpa henti oleh petugas pemadam kebakaran.

Petugas pemadam berjaga penuh, lokasi kebakaran tidak boleh ditinggalkan karena khawatir muncul semburan api dari bawah lapisan foam,” tutupnya.

Reff: OLIVIA

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *