Ketua Mapancas Menantang Pemkot Bogor

IMG 20220628 WA0096

infokriminal.com, Kota Bogor – Dewan Pimpinan Daerah Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Kota Bogor menantang keberanian pemerintah kota Bogor untuk segera menutup dan membongkar minimarket tak berizin yang ada di kota Bogor.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh ketua Mapancas kota Bogor. Fatholloh Fawait mengatakan ada 222 minimarket yang diduga tak berizin dan melanggar rencana tata ruang wilayah serta peraturan perundang-undangan.

“Kita tantang berani tidak Pemkot Bogor menutup dan membongkar minimarket tak berizin dikota Bogor” Katanya

Menurutnya sampai saat ini pemkot Bogor belum terlihat keberaniannya dalam hal menindak minimarket ilegal. Padahal katanya data dan informasi yang disajikan sudah sangat jelas. Informasi yang dikeluarkan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM Kota Bogor, ada 520 minimarket, 222 yang belum mengantongi Izin Usaha Toko Swalayan (IUTS).

“Apalagi yang ditunggu pemkot? Evaluasi jika terbukti melanggar tinggal eksekusi.” Katanya

Masih kata pemuda yang akrab dipanggil sihol ini, dia mengatakan pemkot Bogor tidak boleh kalah dengan pengusaha minimarket yang nakal. Apalagi sudah ada peraturan walikota nomor 37 tahun 2013 sebagaimana dicabut dengan peraturan walikota nomor 10 tahun 2017 tentang penataan dan pembinaan toko swalayan serta peraturan daerah nomor 6 tahun 2021 tentang Perubahan Perda nomor 8 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah kota Bogor tahun 2011-2031.

“Jangan sampai ada kesan pemkot ‘ditelanjangi’ oleh pengusaha minimarket, kalau kita lihat berapa banyak minimarket yang berdiri di persimpangan jalan, belokan, jembatan, dan daerah permukiman. Belum lagi yang jaraknya berdekatan dibawah 500 meter. Itukan melanggar.” Ucapnya

“Malu, buat peraturan dilanggar dan pemkot diam. Kalau memang takut bertindak cabut saja peraturannya.” Tambahnya

Kedepan pihaknya akan mengambil peran sebagai peran kontrol sosial agar maraknya minimarket dikota Bogor dapat terkendali sehingga warung kelontong, kaki lima dan sebagainya dapat bersaing secara sehat. Karena menurutnya dengan mengendalikan minimarket akan dapat meningkatkan perekonomian warga kota Bogor.

“Agar tidak dimonopoli oleh minimarket, kita akan ambil peran baik aksi maupun advokasi.” Tandasnya

Surya Sp

By centerweb