CV Nirwana Jaya, Perusahaan Kemasan Minyak Goreng Merk Dua Udang, Diduga Tidak Menjaga Sterilisasi

Views: 38
0 0
Read Time:1 Minute, 53 Second

 

SIDOARJO, 24 April 2021 ,/infokriminal.com – CV Niwarna Jaya, salah satu industri kecil pengamasan minyak goreng merk Dua Udang berdomisili di wilayah Taman, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim), diduga tidak menjaga sterilisasi pengemasannya.

Diketahui, usaha tersebut sudah berjalan tujuh tahun itu awalnya di Gresik, setelah itu pindah ke Sidoarjo.

Owner perusahaan pengemasan minyak goreng berinisial SA (61) saat dikonfirmasi awak media awak, Selasa 20 April 2021 mengatakan, bahwa pihaknya memiliki perizinan lengkap.
“Kalau izin-izin usaha saya lengkap mas,” paparnya.

Saat ditunjukan kepada awak media, HO CV. Nirwana Jaya tercatat permohonan di Dinas Penanaman Modal dan PTSP, dari tanggal 27 Januari 2017. Ditetapakan Izin tersebut Sidoarjo tertanggal 08 Februari 2017.

Dalam peraturan HO yang sudah dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Dinas Penanaman Modal dan PTSP, surat hanya berlaku sampai tiga tahun dan harus diperpanjang sebelum masa aktifnya habis, dan syarat ketentuan yang berlaku serta ada poin-poin yang harus ditaati oleh pihak CV. Nirwan Jaya. Bahkan, pembaruhan ijin HO yang baru tidak bisa menujukan.

Saat dipertanyaan soal pengambilan minyak gorengnya diambil dari perusahaan mana dan dimana, Owner SA menjawab bahwa dia mendapatkan DO dari temannya.

“Kalau minyaknya pakai DO teman saya mas. Satu hari hanya dua tangki,” ujarnya.

Ketika dipertanyakan soal papan HO dan CV tidak dipasang, SA menjawab bahwa itu tidak masalah.

“Gak usah mas, perusahaan yang lain gak dipasang ya tidak apa apa,” katanya.
Sementara itu, narasumber wilayah sekitar Kecamatan Taman, Rahayu mengatakan, dirinya mengetahui aktifitas CV. Nirwana Jaya, pengemasannya sangat tidak seteril atau asal- asalan.

“Mobil tangki minyak datang warnanya coklat, tidak ada nama muatan apa atau dan tidak terawat,” ujarnya kepada awak media infestigasi.

Baca Juga : Kapolresta Sidoarjo Berikan Penghargaan kepada Anggotanya dan Masyarakat Sidoarjo
Menurut Rahayu, saat tangki minyak datang di depan rumah, selang minyak sepanjang 3 meter dimasukkan ke kran dinding rumah di samping, lalu disontorkan, dibantu dengan mesin genset yang sudah termodifikasi di tangki truk belakang ke tandon tangki rumah, dan disalurkan ke pipa PVC langsung dikemas ke dalam kantong plastik yang beda isinya.

“Ada 1800 ml, ada yang 5 liter dan 800 ml. Pokoknya tidak seteril. Padahal minyak goreng tersebut dijual dandi konsumsi masyarakat luas,” ucapnya.

“Karyawannya juga cukup banyak, bisa dua sip. Banyak perempuan janda-janda, kerjanya borongan, tidak ada yang gajinya standar Kabupaten,” pungkasnya. Bersambung..(AF)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *