Breaking News

Views: 11
0 0

infokriminal.com, Serang – Pimpinan Ponpes Hidayatul Ikhwan, ustad Hamriri menolak keras atas ajakan untuk melaksanakan aksi di kantor Mahkamah Konstitusi (MK) Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, saat sedang berlansungnya sidang Pilpres 2019.

Jum’at pagi, (21/06/2019) pukul 09.00 WIB Ustad Hamriri yang ditemui awak media di Pondok Pesantrennya, menyebutkan bahwa dirinya sangat menolak aksi kerusuhan di kantor MK, karena sangat menggangu aktifitas jalannya sidang sengketa Pilpres 2019 tersebut.

“Oleh sebab itu saya menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah dapat terprovokasi oleh oknum-oknum tertentu yang ingin mengajak untuk melakukan aksi dalam mendukung salah satu Pilpres di kantor MK. Kita dapat menunggu hasil keputusan MK di rumah saja, agar situasi berjalan dengan kondusif,”tukas Hamriri

Hamriri yang merupakan pimpinan Ponpes Hidayatul Ikhwan, menjelaskan bahwa dirinya sendiri sangat menolak keras aksi yang akan dilaksanakan di depan kantor MK. Dirinya (Hamriri,red) mempercayakan semuanya kepada majelis Hakim yang memimpin sidang MK tersebut. 

Selanjutnya, pimpinan Ponpes Hidayatul Ikhwan ini, sangat memberikan support dan dukungan kepada Polri dan TNI dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban negara Indonesia.

“Kepada masyarakat Indonesia khususnya Provinsi Banten, untuk tetap bersabar dalam menunggu hasil keputusan sidang MK. Apapun hasil keputusannya nanti, mari bersama untuk menghargai dan menerima hasilnya dengan baik serta berlapang dada,”tutup ustad Hamriri.

Ary/Bidhum

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *