Masih Memegang Teguh Adat Istiadat, Sesepuh Desa Tolak Pendidikan Modern

0
617

Partisipasi masyarakat untuk turut serta mencerdaskan bangsa ternyata masih banyak ditemui di daerah – daerah yang memang masih di dalam kategori area yang kental akan adat istiadat nya dan kini dialami orleh Seorang tokoh pemuda yang hendak mendirikan namun masih menemui hambatan.

Sebut saja di Kp. Talaga Rt.001/005, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin. Seorang tokoh pemuda yang hendak mendirikan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Yang mengalami hambatan oleh tokoh masyarakat setempat yang katanya didukung juga oleh para aparatur pemerintah desa. Demikian kalimat yang dikutip dari salah satu narasumber pada (29/7).

Dikonfirmasi kepada aparatur pemerintahan Desa setempat. (30/07) Suryanto selaku Kepala Desa Sukasari. Menyangkal prihal tersebut bahwa, dirinya tidak merasa membantu pihak mana pun justru saya malah menengahi sebagai mana tugas saya sebagai kepala desa sukasari, saya sangat mendukung prihal tersebut apalagi ini menyangkut pendidikan, namun sangat di sayangkan lembaga pendidikan tersebut memang berdiri di daerah yang memang masih kental secara adat istiadat mereka, maka kita pun harus bisa menghargai adat istiadat yang sudah lama mereka jaga secara turun temurun. Ucap nya Kepala Desa Sukasari kepada awak media.

Hal ini menjadi perhatian publik karena walau bagaimana pun peran serta aparatur pemerintah desa maupun para tokoh masyarakat, sudah semestinya memberikan dukungan kepada siapapun yang ingin mendirikan lembaga pendidikan baik Pendidikan Paud maupun yang lain nya yang sudah menjadi salah satu program pemerintah tanpa memberikan batasan wilayah. Dan semua aspek masyarakat pun pasti sangat memahami betapa pentingnya melestarikan suatu adat istiadat yang di waris kan para leluhur.
( Jajang / Red )

 

LEAVE A REPLY

Please enter your name here
Please enter your comment!