Lobang Emas Gurandil Kembali Menelan Korban, PT Antam Mengaku Tidak Tahu

Views: 194
0 0
Read Time:1 Minute, 55 Second

Nanggung-infokriminal.com

Pihak perusahaan PT. Antam Pongkor TBK mengaku tidak mengetahui ihwal adanya seorang Penambang Emas Tanpa izin (PETI) diduga tertimbun hingga tewas di lobang kawasan stup 2, pertambangan PT Antam.

Informasi yang didapat, DN (37) korban seorang gurandil warga asal Kampung Siranggap RT 04 RW 04, Desa Nanggung, Kecamatan Nanggung disebut sebut diduga meninggal di lobang dikawasan stup dua level PT Antam.

Ketua RW 04, Kampung Siranggap Desa Nanggung, Madroi menerangkan, bahwa pada Selasa ( 3/11) korban inisial DN berangkat ke gunung pongkor untuk mencari bebatuan yang mengandung emas atau masyarakat biasa menyebut gurandil.

Namun sudah lima hari DN (Korban) gak ada pulang, akhirnya reaksi pihak keluarga berinisiatif untuk mencari keberadaan DN ke lokasi lobang yang berada dilokasi area PT Antam tersebut, selang beberapa hari dikabarkan DN telah meninggal tertimbun longsoran dilobang Kawasan Antam stuf 2,” terangnya kepada wartawan, Minggu (8/11).

Lanjut Madroi menuturkan, Pada hari Sabtu (7/11/20) DN diketahui oleh saudaranya Andri yang menyusul kelokasi tersebut, bahwa DN telah meninggal tertimbun di lobang stuf 2 dikawasan Antam.

Hingga kini, kata Madroi, korban belum di evakuasi karena medan yang sulit dan akses jalan terjal dan curam.” Kalau posisi korbannya sudah diketemukan, namun sampai hari ini jenazah korban belum bisa dievakuasi,” kata dia.

Terpisah Humas PT Antam Pongkor Agus Setiyono, mengaku tidak mengetahui dan belum ada informasi laporan terkait adanya gurandil yang tewas dilobang yang diduga dikawasan PT Antam itu.

Menurutnya, perihal tersebut saya belum mendapat informasi, termasuk dari Internal antam juga saya belum tau.” akunya.

Akan tetapi masalah ini, kata Agus, saya akan komprom sama teman teman kejadianya kapan? Sebab, sampai saat ini saya belum dapat infonya,” katanya.

Kejadiannya posisi setup dua atau dimana , saya belum bisa berkomentar apa apa karena memang apa yang disampaikan saja saya belum tau di internal antam infonya kaya apa, kejadianya kaya apa,”ungkapnya.

Ketika ditanya lobang pertambangan milik perusahaan pasca tidak diproduksinya, apakah setelah itu dilakukan penutupan dengan cara di filing atau memang sengaja tidak dilakukan penutupan lobang (Filing) yang sudah tidak diproduksi tersebut oleh PT. Antam.

Menurut Setiyono, kami sudah melakukan langkah untuk menutup lobang yang sudah tidak diproduksi dengan cara di filing.

” Lobang lobang yang sudah tidak produksi kami filing (di tutup), yang belum di filing (ditutup) berarti lobangnya masih diproduksi dan masih ada kegiatan operasi ya dilewat dulu,”Jelasnya.

 

M Kadafi

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *