Jajaran Polres Indramayu Berhasil Membekuk Sindikat Pengedar Uang Palsu

Views: 35
0 0
Read Time:1 Minute, 41 Second

infokriminal.com – Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Indramayu Kompol Galih Wardani, S.I.K., Kasat Reskrim Polres Indramayu AKP Luthfi Olot Gigantara, S.H., S.I.K., M.A., dan Kasubbag Humas Polres Indramayu AKP Budiyanto, S.H., mengungkap kasus pengedaran uang palsu, Selasa (12/01/2021).

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa, kasus tersebut terbongkar berawal dari penangkapan tersangka inisial DJL (18) tahun di Desa Cikawung, Blok Ciwado, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Selanjutnya kita lakukan pengembangan dan kembali berhasil meringkus empat tersangka lainnya, ungkapnya.

“Ke empat tersangka tersebut diantaranya: AN Laki-laki umur (38) tahun, SOL Laki-laki (43) tahun, KAS Laki-laki (44) tahun, dan DAR Laki-laki (18) tahun,” ungkap AKBP Hafidh Susilo Herlambang, S.I.K., M.H.

Sambungnya, adapun barang bukti yang berhasil kita amankan adalah, uang palsu pecahan Rp.100.000,00 (seratus ribu) sebanyak 106 (seratus enam) lembar dan uang dollar Amerika pecahan $100 sebanyak 91 (sembilan puluh satu) lembar.

Selain itu 6 (enam) unit Handphone, 1 (satu) buah kotak kayu berisi perhiasan emas imitasi, 1 (satu) buah peti kayu, 1 (satu) buah kotak besar berisi tepung, 2 (dua) unit UV detector, 2 (dua) buah buku tabungan dan 1 (satu) buah koper.

Adapun modus operandi pemalsuan uang ini, adalah dengan membelanjakan uang palsu pecahan Rp. 100.000,00 yang bertujuan untuk mendapatkan pengembalian uang asli. Dan ini terjadi bukan hanya di Kabupaten Indramayu saja, sebab dari hasil pengembangan kita antara lain di Cirebon, Kuningan, Majalengka, dan Cimahi.

“Dari hasil investigasi, ke lima pelaku tersebut merupakan komplotan dari pelaku yang telah diamanakan di Polres Majalengka dan Polres Cimahi,” tutur Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang, S.I.K., M.H.

Lanjut Kapolres, Pasal yang dilanggar adalah Pasal 244 KUHP dan atau Pasal 245 KUHP dan atau Pasal 36 ayat (2) dan (3) UU RI Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, ancaman 10 Tahun Penjara. Pungkas AKBP Hafidh Susilo Herlambang, S.I.K., M.H.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *