HALAL BI HALAL DIKEDIAMAN RUMAH BUPATI, DI DUGA WARTAWAN DILARANG MELIPUT

HALAL BI HALAL DIKEDIAMAN RUMAH BUPATI, DI DUGA WARTAWAN DILARANG MELIPUT

Views: 53
0 0
Read Time:1 Minute, 55 Second

Infokriminal.com – Kabupaten Bekasi jum’at (05/06/2020) “Pasca terbitnya berita acara halal bi halal yang digelar di rumah Bupati Bekasi, yang di duga dihadiri Apdesi dan beberpa tamu undangan yang terlihat nampak bebas masker menjadi banyak perhatian publik dan pengamat di Kabupatem Bekasi.

“Beragam tanggapan lewat beberapa Wa di Paguyuban Wartawan Bekasi dan Group Wa Benteng Bekasi.
Ada satu yang menjadi catatan dan yang menjadi agak prihatin, beberapa rekan media tidak di perbolehkan masuk oleh petugas Satpol PP yang berjaga di karenakan perintah dari Pengawal Pribadi Bupati.

Salah satu Satpol PP tersebut mengatakan kepada wartawan “Klo kita dari Wapri (Pengawal Pribadi) Bupati bahwa di dalem acara Halal bi Halal dengan Apdesi tersebut sudah ada perwakilan media jadi gak bisa masuk, ucapnya.

Dalam pantuan awak media dilokasi banyak para tamu yang datang tidak nampak menggunakan masker dan terlihat dalam poto bersama Bupati.
Hal tersebut mendapat sorotan dari Ketua Umum Benteng Bekasi, Turanga Cakraudaksana.

Turangga mengatakan kepada rekan media lewat telp selulernya, ini adalah contoh yang sangat tidak terpuji, yang di lakukan oleh para pejabat, di saat musim Pandemi Covid -19 yang belum selesai, Mereka memberikan contoh yang melanggar aturan, warung, toko toko, SGC, dan tempat Pariwisata ditutup karena Pandemi Covid 19 malah mereka tidak taat aturan, pungkasnya.

IMG-20200607-WA0049

“Lanjut Turangga” aturan tersebut, Kan mereka para Pejabat yang buat, Kami masyarakat berusaha untuk taat kepada aturan tersebut, kenapa dalam hal demikian mereka di duga seolah olah malah melanggar aturan yang mereka buat sendiri, apakah tidak merasa menzholimi hati sanubari masyarakat atas hal itu, maka dari itu jangan cuman bisa buat aturan, jangan cuman bisa mengatur, jika ada keberanian hayu kita sama sama hidup teratur, tandasnya.

“Di sisi lain dalam diskusi di salah satu Gruop Wartawan (PWB), Sardi selaku Ketua PWB (Perkumpulan Wartawan Bekasi), Sangat geram dan menyesalkan kejadian yang melarang beberapa media untuk masuk dan meliput dalam acara tersebut dan ini sangat miris masih ada saja kejadian seperti ini apalagi acara tersebut di gelar di rumah Bupati, seperti ada pengkotak kotakan media di Kabupaten Bekasi, Ucapnya.

Lanjut Sardi padahal mereka para pejabat harus lebih mengerti tentang keberadaan para wartawan yang tugasnya meliput dan sudah di atur oleh UU Pers no 40 Tahun 1999, tegasnya.

Dengan adanya kejadian tersebut para wartawan akan meminta klarifikasi ke pihak Humas Pemda yang di motori langsung di grup PWB.
(Sgd)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *