BNN Bongkar Modus Penyelundupan Narkoba Ini di Banten

Views: 144
0 0
Read Time:1 Minute, 9 Second

Bogor Kota, 29 Juli 2020

Infokriminal.com – BADAN Narkotika Nasional (BNN) kembali membongkar modus penyelundupan narkoba. Kali ini BNN menangkap enam pelaku tindak pidana narkoba tersebut sekaligus menyita barang bukti ratusan kilogram jenis sabu itu dari TKP, Selasa (28/7/20).

IMG-20200729-WA0102

Penangkapan dilakukan atas enam orang tersangka di Jl. Prabu Siliwangi, Tangerang Kota yang diduga dibawa dari Lampung dengan truk besar yang disembunyikan dalam karung yang berisi jagung. Modus ini digunakan untuk mengelabui petugas.
Penggerebekan terjadi tepatnya di depan Agen Beras Subur Tani Kerawang Indramayu Jl. Prabu Siliwangi, RT. 05/13 No. 94B, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten oleh anggota BNNP. Diketahui, gudang agen beras tersebut baru beroperasi pekan ini.

IMG-20200729-WA0101

Saat berita diterima redaksi, petugas tengah melakukan penggeledehan barang bukti dengan menggunakan bantuan anjing pelacak K9. Barang haram tersebut diselundupkan di dalam kantong beras yang dicampur dengan jagung dan diperkirakan sebanyak kurang lebih 500 kg sabu.

IMG-20200729-WA0104

“BNN telah melakukan penangkapan dan penyitaan terhadap pelaku tindak pidana narkoba dengan barang bukti jenis sabu-sabu ratusan kilogram, belum dihitung secara pasti,” kata Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari dalam keterangan tertulis yang diterima infokrimimal.com di Jakarta, Selasa malam (28/7/20).

IMG-20200729-WA0099

Arman mengatakan, para pelaku dan barang bukti, hingga Selasa malam masih di tempat kejadian perkara (TKP), menunggu penyelidikan lebih lanjut. “Saat ini petugas, pelaku, dan barang bukti masih di TKP. Info lengkap menyusul,” kata Arman Depari.
Red Bogor Kota
Team Infokriminal.com

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *