Aksi Aliansi KAMMI Bogor Peringatkan Pemkot Kota Bogor Atas Pemberian Beras Rusak DPKP

Aksi Aliansi KAMMI Bogor Peringatkan Pemkot Kota Bogor Atas Pemberian Beras Rusak DPKP

Views: 139
0 0
Read Time:2 Minute, 45 Second

Bogor, 23 Juli 2020

Aksi Unjuk Rasa dari Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kamis 23 Juli 2020 pukul 14.30 Wib,
yang berlokasi di Depan Kantor Balaikota Bogor Jl.Ir.H.Juanda Kelurahan Pabaton Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor.
Budimansyah selaku Koordinator aksi dan Sibghottuloh,S.E sebagai Ketua Umum KAMMI

Dalam Orasinya para mahasiswa
menuntut agar diusut tuntas soal adanya bantuan beras untuk masyarakat yang tidak layak untuk di konsumsi ini, adapun tuntutan tersebut adalah mengusut Kadis DKPP dan Kabid Distribusi Pangan Kota Bogor, serta Usut Belanja Beras DKPP dan tangkap Mafia Pangan, dalam kesempatatannya
Budimansyah (Korlap) menyampaikan kepada awak media disela- sela giat berlangsung,

IMG-20200723-WA0040

“Aliansi Mahasiswa yang tergabung dalam KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Daerah Bogor melakukan aksi demonstrasi di kantor pusat Pemerintah Kota Bogor, yaitu Kantor Wali Kota dan Kejaksaan Negeri (sebagai tempat teatrical). Dalam hal ini KAMMI Daerah Bogor yang mewakili suara kekecewaan masyarakat kota Bogor atas pemberian Bantuan Sosial Pangan menyatakan, bahwa Beras yang diberikan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan merupakan Beras yang sudah rusak (tidak layak konsumsi), hingga kami pertanyakan Profesionalitas dan integritas PEMKOT atas pelaksanaan, paparnya.

Budimansyah melanjutkan, “pemberian BPNT oleh DPKP. Tindakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sudah melanggar UU 18 Tahun 2012 tentang Pangan dan Peraturan, Walikota Bogor Nomor 85 Tahun 2018 tentang Penyediaan dan Penyaluran Cadangan Pangan Pokok Daerah, yang mana didalamnya telah mengatur mekanisme belanja beras untuk BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), distribusi hingga karakteristik Beras yang layak konsumsi bagi Masyarakat (khususnya Kota Bogor).

“Maka dengan ini Aliansi KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) Daerah Bogor menyampaikan secara terbuka dalam 3 Tuntutan yang harus di realisasikan yaitu,
Walikota Bogor (PEMKOT) harus Bertanggung Jawab atas Masyarakat yang menjadi korban atas penerima Beras Rusak DPKP (Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan),
Walikota Bogor (PEMKOT) dan Kejaksaan Negeri harus menyelesaikan kasus Pendistribusian dan Belanja Beras DPKP (Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan) segera Walikota Bogor (PEMKOT) segera Memanggil, Memeriksa dan Mengevaluasi Ka. DPKP dan Kabid. Distrubusi Pangan.

KAMMI akan melakukan aksi yang lebih besar dengan jumlqh massa yang lebih banyak lagi apabila Walikota Bogor (PEMKOT)tidak segera merealisasikan hal ini, pungkasnya.

IMG-20200723-WA0039

Dalam kesempatan yang sama “Anas S. Rasmana Kadis DKPP Kota Bogor dalam paparannya kepada awak media saat ditemui di ruang kerjanya, “Dasar penyediaan Cadangan Beras Pemerintah,sesuai
Instruksi Presiden no 5/2015 ttg Kebijakan Pengadaan Gabah/Beras dan Penyaluran Beras oleh Pemerintah, di huruf Ketiga dan Kelima bahwa pengadaan beras dilakukan oleh Bulog, dan Pergub no 37/2017 tentang Penyediaan dan Penyaluran Cadangan Pangan Pokok Daerah, Pasal 9 Bab Penyediaan bahwa Penyediaan beras dilakukan oleh Bulog,” Anas menambahkan

20200723_144845

“Keputusan Direksi Bulog No KD-411/DK000/02/2020 tentang harga jual beras medium untuk Lembaga(Pemerintah )ditetapkan sebesar Rp. 10.543.

Atas melanjutkan, “Pengiriman dimulai tanggal 19 Mei sampai dengan awal Juni dilapangan sudah selesai dan habis diserap masyarakat,
Pada awalnya sempat ada informasi bahwa beras tidak sesuai harapan masyarakat,dan kami sudah sampaikan kepada para Camat kalau ada komplain, Bulog bersedia untuk mengganti.
Sampai dengan terakhir distribusi kepada masyarakat, belum ada komplain termasuk Kel. Ciparigi sesuai laporan dari Lurah Ciparigi bahwa tidak ada keluhan dari masyarakat yang dipergunakan untuk RW Siaga Corona dan Dapur Umum. “tutup Anas.

aksi demo Mahasiswa berlangsung Aman dan damai, pukul 14.50 Wib para pengunjuk rasa bergeser dan membubarkan diri dengan tertib.
Red Bogor Kota

Team Infokriminal.com

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleppy
Sleppy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *